Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 7 Apr 2026 06:50 WIB ·

Polres Pasuruan Terus Dalami Kasus Penganiayaan Diduga Dilakukan Kades Gempol-Pasuruan


 Polres Pasuruan Terus Dalami Kasus Penganiayaan Diduga Dilakukan Kades Gempol-Pasuruan Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Polres Pasuruan terus mendalami kasus penganiyaan seorang pengawas outsourcing PT Mitra Jua Abadi (MJA) yang diduga oknum Kades Gempol, Kecamatan Gempol ADS terjadi di area PT Samiplast beberapa hari lalu.

Hal itu, dibenarkan Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, Selasa (7/4/2026), bawah korban telah melaporkan kejadian dugaan penganiayaan yang dialaminya. Untuk saat ini, pihaknya terus melakukan penyelidikan.

“Sudah dilaporkan korban dan kita selidiki dengan mengumpulkan keterangan saksi,” ungkap Joko.

Terkait ada berapa saksi yang sudah diperiksa, Joko menyebut belum mengetahui pasti dari penyidik. “Intinya masih dalam penyelidikan untuk mengumpulkan bukti-bukti lain,” imbuhnya.

Baca Juga :  Polres Pasuruan ungkap pelajar tewas di Kejayaan, Motif Ingin Kuasai Harta Korban

Pihaknya terus bekerja dan mengembangkan kasus ini, sehingga semua pihak diminta untuk bersabar.

“Saya berharap, agar semua pihak untuk sabar menanti pengembangan kasusnya, karena kami selaku aparat penegak hukum masih terus bekerja dan tentu tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan,” tegasnya.

Seperti yang telah kita ketahui, peristiwa dugaan penganiayaan oleh ADS Kades Gempol terekam video dari closed circuit television (CCTV) berdurasi 3 menit 17 detik viral di media sosial (Sosmed), yang terjadi di area PT Samiplast pada Kamis (2/4/2026).

Baca Juga :  FRONTAL Laporkan Dugaan PETI di Lemahbang, Nomor Izin Tambang Dipersoalkan

Ketika itu, Kades Gempol bersama warga ngeluruk ke perusahaan yang memproduksi plastik dikawasan Gempol. Kedatangan mereka kesana mendesak PT. Samiplast memutus hubungan kerja sama dengan perusahaan outsourcing (PT MJA) karena dinilai sewenan-wenang dalam proses perekrutan keluar masuk karyawan.

Suasana memanas ketika salah seorang karyawan outsourcing yang juga korban mengambil video melalui Hp-nya untuk merekan kejadian tersebut. Namun tiba-tiba disamperin seseorang yang diduga Kades Gempol. Hp korban langsun dirampas dan dibuang ke lantai. Tak sampai situ, ADS juga menampar dan memukul korban. (Red)

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Aktivitas Masyarakat Pada Malam Hari, PU Bina Marga Malang Pasang 826 PJU di 33 Kecamatan

19 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Semarak Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim, Kec. Panggungrejo Gelar Pasar Murah, Beras Medium Rp55 Ribu dan Minyak Goreng Rp30 Ribu

19 Oktober 2026 - 07:04 WIB

FRONTAL Laporkan Dugaan PETI di Lemahbang, Nomor Izin Tambang Dipersoalkan

14 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Mediasi Gagal, Korban Penipuan 350 Juta Desak Polres Pasuruan Segera Tetapkan Tersangka

12 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Warga Jabon Sidoarjo Digegerkan Penemuan Mayat Pemuda, Beserta Sepeda Motor CBR

10 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Sidang Ketiga Sengketa Tanah Rejoso Lor Memanas, Mediasi Gagal Total, Perkara Lanjut ke Pokok Perkara

8 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Trending di Berita Utama