Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 13 Mei 2026 11:42 WIB ·

Dispenduk Kabupaten Madiun Hadirkan Layanan Adminduk Lengkap dan Gratis di Desa Bodag


 Dispenduk Kabupaten Madiun Hadirkan Layanan Adminduk Lengkap dan Gratis di Desa Bodag Perbesar

METROPAGI.ID, – MADIUN – Suasana di kawasan wisata Rumah Cokelat, Desa Bodag, Kecamatan Kare, tampak lebih ramai dari biasanya pada Rabu (13/5/2026). Ratusan warga berkumpul untuk memanfaatkan momentum kegiatan Bahana Bersahaja (Bakti Sosial Terpadu dan Harmonis Bersama Masyarakat Madiun Sejahtera).

Program pelayanan publik terpadu yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun ini dimanfaatkan secara maksimal oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) untuk menghadirkan pelayanan “jemput bola”. Hal ini bertujuan agar masyarakat di pelosok desa dapat mengurus dokumen kependudukan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota atau Mal Pelayanan Publik (MPP).

Kepala Bidang Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Sayogyo, menjelaskan bahwa komitmen utama Dispendukcapil dalam kegiatan ini adalah kecepatan dan kemudahan. Pelayanan sudah dimulai sejak Selasa 12 Mei 2026 dengan agenda perekaman KTP-el di kantor desa.

Baca Juga :  Air Lindi Cairan dari Gunungan Sampah Wonokerto Wajib Dikendalikan, Lalu ke Mana Alirannya?

“Jika persyaratan lengkap, proses penerbitan dokumen sangat cepat, bahkan bisa langsung jadi dalam waktu lima belas menit. Semua layanan ini kami berikan gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun,” ujar Sayogyo di lokasi kegiatan.

Layanan yang tersedia mencakup perekaman KTP-el, pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian, hingga pemutakhiran Kartu Keluarga (KK). Selain itu, petugas juga gencar melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi warga setempat.

Kegiatan kali ini dinilai lebih progresif dan adaptif karena mengintegrasikan berbagai inovasi unggulan Dispendukcapil. Dua program yang menjadi sorotan adalah “Sarapan Pecel” (Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan) dan “Leladi Sesami”.

Inovasi-inovasi ini dirancang agar administrasi kependudukan bisa diselesaikan di level desa secara mandiri dan berkelanjutan. Sayogya menambahkan bahwa selain agenda rutin ini, Dispendukcapil juga memiliki program keliling desa yang dilakukan setiap Sabtu dan Minggu untuk memastikan pemerataan layanan di seluruh Kabupaten Madiun.

Baca Juga :  Kontroversi TPA Wonokerto, Warga Desa Oro-Oro Ombo Tidak Memilih Tinggal di Sebelah TPA

Kehadiran layanan di Desa Bodag disambut hangat oleh masyarakat. Eko, salah satu warga setempat, mengaku sangat terbantu karena tidak perlu lagi turun gunung ke pusat kota untuk mengurus surat-surat penting.

“Kami merasa sangat terbantu. Biasanya harus ke kota, sekarang petugasnya yang datang langsung ke desa. Pelayanannya cepat dan tidak ribet,” ungkapnya dengan penuh syukur.

Tingginya antusiasme ini tidak lepas dari sosialisasi masif yang telah dilakukan melalui berbagai platform digital seperti Instagram, TikTok, dan Facebook sejak dua minggu sebelum acara, sehingga masyarakat dapat mempersiapkan dokumen persyaratan dari rumah. (Sw)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemerintah Desa Cermo Gelar Lomba Cerdas Cermat, Keagamaan, dan Seni Tari Tradisional

1 September 2026 - 19:46 WIB

Karnaval Sound Horeg di Desa Pekoren Rembang Berdarah, Trinusa Kecam dan Pertanyakan Peran Keamanan

1 September 2026 - 12:45 WIB

Karnaval Sound Horeg di Pekoren Rembang Berujung Ricuh, Enam Kardus Minuman Beralkohol Tanpa Merek Ditemukan Dilokas

1 September 2026 - 10:27 WIB

KASIHAN NASIB ASN PASURUAN, JANGAN SAMPAI PRESTASI KALAH OLEH KEDEKATAN

1 September 2026 - 03:52 WIB

Kantor KPU Dipindah ke Kota, Ketua DPRD Minta Pemda Pasuruan Evaluasi Kebijakan Secara Terbuka

31 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Kapolres Pasuruan Mangkir RDP, Aliansi BEM Pasuruan Raya Kecewa Sikap Kepolisian Hindari Transparansi Tragedi Beji

31 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Trending di Berita Utama