Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 6 Jul 2026 12:24 WIB ·

Dugaan Jual Beli Lahan Parkir Karnaval Desa Baduarjo Jadi Sorotan, Kades dan Camat Belum Beri Tanggapan


 Dugaan Jual Beli Lahan Parkir Karnaval Desa Baduarjo Jadi Sorotan, Kades dan Camat Belum Beri Tanggapan Perbesar

METROPAGI.ID, MALANG – Dugaan adanya praktik jual beli pengelolaan lahan parkir pada kegiatan karnaval dalam rangka peringatan di Desa Baduarjo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, menjadi sorotan setelah muncul informasi dari sejumlah warga.

Informasi yang diterima awak media menyebutkan bahwa pada pelaksanaan kontes karnaval Sound Horeg yang digelar pada Sabtu, 4 Juli 2026 dan diikuti sekitar 16 peserta, diduga terjadi pengalihan pengelolaan lahan parkir kepada pihak lain dengan nilai mencapai Rp13.000.000.

Salah seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mengetahui adanya informasi tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa dua kerabatnya bekerja sebagai petugas parkir pada kegiatan itu dan masing-masing menerima upah sebesar Rp200.000.

Menindaklanjuti informasi tersebut, awak media melakukan konfirmasi kepada pria berinisial TM melalui pesan WhatsApp. Dalam konfirmasi itu turut ditanyakan mengenai isu dugaan pembelian lahan parkir senilai Rp13.000.000, dugaan keuntungan sebesar Rp45.000.000, serta keterlibatan sekitar 60 pekerja parkir.

Baca Juga :  Apakah Inspektorat Kabupaten Pasuruan Kebal Aturan?

TM membantah dirinya sebagai pembeli lahan parkir. Namun, ia membenarkan bahwa hasil pengelolaan parkir mencapai sekitar Rp45.000.000, melibatkan sekitar 60 pekerja, dan masing-masing petugas memperoleh upah Rp200.000.

Menurut TM, dana tersebut tidak sepenuhnya merupakan keuntungan karena digunakan untuk menutup berbagai kebutuhan kegiatan.

“Saya bukan pembeli lahan parkir, Mas. Saya bagian dari tim panitia. Kalau ada kekurangan biaya untuk membeli lampu, kabel, dan kebutuhan lainnya, saya menggunakan uang pribadi terlebih dahulu. Nanti diganti dari hasil parkir. Hasil itu juga masih dipotong konsumsi dan upah sekitar 60 pekerja. Saat ini masih dilakukan perhitungan di rumah Pak Kades Hamim,” ujar TM kepada awak media.

Baca Juga :  Anak Sudah Dipenjara, Orang Tua Diduga Diminta Rp50 Juta: Nama Unit 3 Ditresnarkoba Polda Jatim Terseret

Sementara itu, Kepala Desa Baduarjo, Hamim, telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Pesan telah terkirim dan terbaca, namun hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.

Konfirmasi juga disampaikan kepada Camat Kalipare, Heru, melalui pesan WhatsApp. Hingga berita ini dipublikasikan, yang bersangkutan juga belum memberikan jawaban terkait informasi yang beredar mengenai dugaan jual beli pengelolaan lahan parkir tersebut.

Metropagi.id tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini. Apabila terdapat penjelasan atau data baru, redaksi akan memuatnya sesuai dengan ketentuan Kode Etik Jurnalistik dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
(fr)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Apakah Inspektorat Kabupaten Pasuruan Sedang Menghadapi Krisis Kepercayaan?

6 Juli 2026 - 05:28 WIB

Jangan Sampai Penutupan Pasar Jarwo Hanya Jalan Pintas Menuju Proyek Fisik Beranggaran Besar, Sementara Pedagang Kecil Jadi Korban

6 Juli 2026 - 03:46 WIB

Apakah Pimpinan Tertinggi Organisasi Bisa Lepas dari Pertanggungjawaban Pengelolaan Dana yang Diduga Fiktif?

5 Juli 2026 - 18:12 WIB

Dua Hari Acara Sound Horeg di Kec. Tutur Ricuh, Seorang Ibu Hamil Dikabarkan Ikut Terluka

5 Juli 2026 - 17:55 WIB

Presiden Prabowo Berencana Bubarkan Bea Cukai Jika Tidak Ada Perbaikan

5 Juli 2026 - 14:41 WIB

Belum Nikmati Hasil, Tiga Kawanan Pencuri Sapi di Tutur Berhasil Ditangkap

5 Juli 2026 - 14:36 WIB

Trending di Berita Utama