Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 5 Agu 2026 13:50 WIB ·

Kasus Kematian Widi, Korban Dugaan Penganiyaan Oknum Polisi, Brigade Gus Dur Minta Propam Polda Jatim Usut Tuntas


 Kasus Kematian Widi, Korban Dugaan Penganiyaan Oknum Polisi, Brigade Gus Dur Minta Propam Polda Jatim Usut Tuntas Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN— Ketua Brigade Gus Dur Kabupaten Pasuruan, Moeslim, mengunjungi rumah duka almarhum Widi Nurcahyono di Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (5/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga atas meninggalnya Widi setelah penangkapan oleh oknum anggota Polsek Beji.

Moeslim disambut oleh kakak korban, Khoirul, yang menjelaskan kronologi peristiwa berdasarkan informasi yang diketahui keluarga. Penangkapan: Widi diamankan saat berada di tempat kerjanya atas dugaan terkait judi online. Setelah penangkapan, korban dilaporkan meninggal dunia di Puskesmas Beji.

Pihak keluarga telah melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur agar pihak yang bertanggung jawab diproses secara hukum.

Baca Juga :  Warga Alastlogo Tagih Janji Bupati Pasuruan Saat Kampanye

Keluarga memutuskan untuk tidak memberikan izin autopsi terhadap jenazah almarhum yang sebelumnya direncanakan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Dukungan Penuh dari Brigade Gus Dur
Moeslim menyatakan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang ditempuh oleh keluarga korban. Ia menekankan pentingnya proses penyelidikan yang profesional, transparan, dan objektif.

“Kami mendukung sepenuhnya upaya keluarga dalam mencari keadilan. Siapa pun yang terbukti bersalah harus diproses sesuai hukum yang berlaku, sehingga kasus ini dapat diselesaikan secara adil dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.”ujar Moeslim, Ketua Brigade Gus Dur Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga :  Dugaan Penyalahgunaan BBM Makin Marak di Wilayah Kabupaten Pasuruan, Dimana Peran APH?

Sementara itu, Plh. Kasi Humas Polres Pasuruan IPTU Joko Suseno, S.H. mengatakan, menonjobkan personel yang terlibat dan merupakan perintah langsung Kapolres Pasuruan agar proses pemeriksaan dapat berjalan secara objektif tanpa adanya intervensi.

Hingga berita ini ditulis, proses penyelidikan oleh Polda Jawa Timur masih berlangsung. Aparat kepolisian diharapkan dapat mengungkap fakta secara menyeluruh berdasarkan alat bukti dan hasil pemeriksaan yang dilakukan. (Red)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PASURUAN TIMUR KECEWA DAN KEKECEWAAN ITU PUNYA ALASAN

5 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Buntut Kematian Widi Nur Cahyono, Polres Pasuruan Nonjobkan Anggota Reskrim Polsek Beji

5 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Indikasi Menyalahi Aturan, Masyarakat Mendesak Satpol PP Kab. Pasuruan Bongkar Parkiran di Depan PT Djati Perkasa Baofang

5 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Pemerintah Desa Gunungsari Salurkan BLT Dana Desa untuk 4 KPM

4 Agustus 2026 - 03:58 WIB

KENAPA PERWAKILAN PASURUAN TIMUR TIDAK ADA YANG JADI PENGURUS FORUM TJSL?

4 Agustus 2026 - 03:53 WIB

Diduga Serobot Aset Negara, PT Djati Perkasa Baofeng Nekat Jadikan Sempadan Irigasi Tempat Parkir

3 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Trending di Berita Utama