Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 29 Agu 2026 15:09 WIB ·

Kirab Budaya Trajeng 2026 Melestarikan Budaya, Merajut Tradisi, Mewujudkan Indonesia Maju


 Kirab Budaya Trajeng 2026 Melestarikan Budaya, Merajut Tradisi, Mewujudkan Indonesia Maju Perbesar

METROPAGI.ID PASURUAN- Kirab Budaya Trajeng 2026 berlangsung meriah dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengusung tema “Melestarikan Budaya, Merajut Tradisi, Mewujudkan Indonesia Maju”, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.(29/8/2026)

Sebanyak 11 RW di Kelurahan Trajeng turut memeriahkan Kirab Budaya Trajeng 2026. Masing-masing RW menampilkan kreativitas, seni, budaya, kostum, serta berbagai atraksi yang menjadi ciri khas wilayahnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Panggungrejo Iman Hidayat, S.H., M.M., yang turut memberikan sambutan kepada masyarakat. Kehadiran Camat didampingi Lurah Trajeng Ervan Effendy serta Anggota DPRD Kota Pasuruan Fraksi Golkar H. Mulyadi.

Baca Juga :  Gebrakan Awal AKBP Irawan Setyono Pimpin Polres Pasuruan, Bongkar Sindikat Pengoplos LPG 3 Kg, METROPAGI.ID, PASURUAN — Belum genap sehari memegang komando di Polres Pasuruan, AKBP Irawan Setyono langsung menunjukkan taringnya dalam memberantas tindak pidana yang merugikan masyarakat. Jajaran Polres Pasuruan sukses membongkar praktik kecurangan penyalahgunaan gas LPG bersubsidi di wilayah hukumnya. Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di sebuah gudang terbuat dari bambu di Dusun Balai Panjang, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Selasa ( 30/09/2026 ) Dilokasi kejadian, para pelaku kedapatan menjalankan aksi ilegal dengan menyuntik atau memindahkan isi gas LPG subsidi 3 kilogram (yang merupakan hak masyarakat kurang mampu) ke dalam tabung non-subsidi ukuran 12 kilogram berlabel Bright Gas. Gas hasil oplosan tersebut kemudian diperjualbelikan kembali demi meraup keuntungan pribadi yang berlipat ganda. Dalam penggerebekan mendadak yang dilakukan oleh unit Tipiter Polres Pasuruan di tempat kejadian perkara (TKP), aparat berhasil mengamankan sejumlah elemen penting dari sindikat ini: 1. Empat Orang Terduga Pelaku: Berhasil dicokok di lokasi dan langsung digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami peran masing-masing. 2.Puluhan tabung gas LPG ukuran 3 kilogram bersubsidi, tabung kosong ukuran 12 kilogram, selang regulator khusus suntik, serta peralatan pendukung pengoplosan lainnya turut disita sebagai barang bukti. 3. Sebuah Truk untuk sarana pengangkutan Gebrakan cepat di hari pertama kepemimpinan AKBP Irawan Setyono ini mendapat apresiasi positif dari Bupati LIRA Pasuruan Muslimin dan masyarakat sekitar. Langkah tegas tersebut menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan ekonomi khususnya penyalahgunaan distribusi BBM dan gas bersubsidi, bahwa aparat penegak hukum tidak akan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang merugikan hak rakyat kecil di Pasuruan. "Kami apreasiasi kinerja jajaran Satreskrim Polres Pasuruan dalam Keberhasilan mengungkap praktik pemindahan isi gas (pengoplosan) dari tabung 3 kilogram ke tabung 12 kilogram di Kecamatan Rembang ini dinilai sebagai bukti nyata respons cepat kepolisian terhadap keresahan warga. Masyarakat berharap penindakan tegas seperti ini tidak berhenti pada pengungkapan pertama saja, melainkan terus berlanjut untuk memutus mata rantai sindikat pengoplosan gas bersubsidi hingga tuntas,"tegasnya. Hingga berita ini diturunkan, Kasi Humas Polres Pasuruan dikonfirmasi awak media belum ada kabar terkait hal tersebut. "Masih belum dapat info,"terangnya. Sementara itu warga setempat membenarkan penggerebekan tersebut, ia melihat saat petugas gerak cepat dalam membongkar Penyalahgunaan LPG 3 kg diwilayahnya. "Benar ada beberapa anggota kepolisian datang ke lokasi dengan mengendari mobil mini bus warna putih melakukan penangkapan Empat orang yang diduga mengoplos LPG 3Kg ke tabung 12 Kg," terangnya. (Red)

Dalam sambutannya, Camat Iman Hidayat mengapresiasi antusiasme masyarakat dan seluruh RW yang telah berpartisipasi dalam Kirab Budaya Trajeng 2026. Menurutnya, kegiatan budaya seperti ini penting untuk menjaga tradisi sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Kirab budaya bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya kita melestarikan budaya dan mempererat persatuan masyarakat. Dengan kebersamaan seperti ini, semangat membangun Indonesia maju dapat dimulai dari lingkungan kita sendiri,” ujar Iman Hidayat.

Sementara itu, Lurah Trajeng Ervan Effendy turut mengapresiasi kekompakan warga dari 11 RW. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama sehingga pelaksanaan kirab budaya dapat berlangsung semarak dan penuh kebersamaan.

Baca Juga :  Dugaan Kekerasan Fisik Terhadap Siswa Sekolah Terulang Lagi, Kali Ini Oknum Kepsek SMPN 18 Kota Malang Terseret

H. Mulyadi, Anggota DPRD Kota Pasuruan Fraksi Golkar, juga memberikan apresiasi terhadap kreativitas masyarakat Trajeng. Ia menilai pelestarian budaya perlu terus didukung agar generasi muda tidak kehilangan jati diri dan tetap mengenal tradisi daerah.

Sepanjang pelaksanaan kirab, suasana Kelurahan Trajeng dipenuhi kemeriahan. Peserta dari masing-masing RW tampil dengan berbagai kostum, kesenian tradisional, musik, dan kreasi warga.

Kirab Budaya Trajeng 2026 menjadi momentum untuk melestarikan budaya, merajut tradisi, mempererat tali silaturahmi, dan memperkuat semangat gotong royong masyarakat.

Dari 11 RW, seluruh warga bersatu dalam satu semangat: menjaga budaya, merawat tradisi, dan membangun kebersamaan demi mewujudkan Indonesia maju.

(Yn)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di SPBU Kraton Mencuat, Tiga Mobil Box Terendus Keluar Masuk Isi BBM

15 Oktober 2026 - 05:49 WIB

FRONTAL Laporkan Dugaan PETI di Lemahbang, Nomor Izin Tambang Dipersoalkan

14 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Mediasi Gagal, Korban Penipuan 350 Juta Desak Polres Pasuruan Segera Tetapkan Tersangka

12 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Warga Jabon Sidoarjo Digegerkan Penemuan Mayat Pemuda, Beserta Sepeda Motor CBR

10 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Sidang Ketiga Sengketa Tanah Rejoso Lor Memanas, Mediasi Gagal Total, Perkara Lanjut ke Pokok Perkara

8 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Tertipu Tanah Kapling Fiktif, Pasutri Asal Bangil Lapor Polisi

8 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Trending di Berita Utama