Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 13 Jun 2026 04:28 WIB ·

Mutasi Pejabat Teknis Pasuruan, Tanda Tanya Besar


 Mutasi Pejabat Teknis Pasuruan, Tanda Tanya Besar Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Ada pola yang menarik perhatian publik dari mutasi Juni 2026 di Kabupaten Pasuruan. Bukan soal siapa yang naik atau turun, bukan pula soal jumlah pejabat yang dilantik. Fokus publik tertuju pada siapa yang dipindahkan, dari mana, dan mengapa.

Sejumlah pejabat yang selama ini dikenal sebagai pilar teknis di OPD—mereka yang paling memahami seluk-beluk pekerjaan serta prosedur pengadaan dari hulu ke hilir—justru dipindahkan jauh ke wilayah kecamatan.

Yang paling kompeten, justru digeser. Publik mencatat, dan publik bertanya: Ada pertimbangan apa di balik ini?
Tiga Pertanyaan Kritis untuk Pemerintah
Publik memahami bahwa mutasi ASN adalah hak prerogatif kepala daerah dan bagian dari dinamika organisasi.

Namun, terdapat pertanyaan mendasar yang belum terjawab:
Logika Mutasi: Mengapa pejabat yang paling menguasai aspek teknis dan pengadaan di OPD justru dipindahkan, bukannya diperkuat posisinya?

Baca Juga :  Semarak Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim, Kec. Panggungrejo Gelar Pasar Murah, Beras Medium Rp55 Ribu dan Minyak Goreng Rp30 Ribu

Transparansi: Apakah ada pertimbangan lain di balik kebijakan ini yang tidak dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat?


Kapabilitas Pengganti: Apakah pejabat pengganti memiliki kompetensi dan penguasaan teknis yang setara, guna menjamin koordinasi yang efektif dengan TP3D dan Bupati?

Polemik Pengadaan Barang dan Jasa
Di kalangan ASN dan masyarakat, beredar isu kuat mengenai pemusatan pengambilan keputusan pengadaan barang dan jasa yang menguat pasca-mutasi. Jika isu ini tidak berdasar, pemerintah seharusnya membantahnya dengan data, bukan dengan sikap diam.

Dalam konteks ini, publik kembali menyoroti peran TP3D (Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah) yang dibentuk melalui Perbup No. 10/2025. Sejak awal, FORMAT Pasuruan telah memantau eksistensi lembaga ini.

Pertanyaannya sederhana namun krusial: Apakah ruang lingkup tugas dan kewenangan TP3D telah dibatasi dengan jelas? Publik berhak tahu apakah ada batasan tegas agar lembaga tersebut tidak terlibat dalam proses pengadaan yang merupakan domain perangkat daerah. Jika batasannya jelas, publikasikan. Jika tidak, jelaskan mengapa. Sebab, kaburnya batas kewenangan di sekitar pusat kekuasaan adalah urusan publik, bukan sekadar urusan internal pemerintah.

Baca Juga :  Konflik Klaim Aset Desa vs Letter C Milik Warga di Desa Bulusari, BPN Pasuruan Jadwalkan Cek Lapangan Pekan Depan

Pertanyaan-pertanyaan ini bukanlah tuduhan. Ini adalah bentuk aspirasi dari masyarakat dan ASN Kabupaten Pasuruan yang mendambakan transparansi. Kami tidak mencari pidato normatif tentang “sistem merit” atau “penyegaran birokrasi”. Kami menuntut penjelasan yang dapat diverifikasi atas keputusan yang menyangkut hajat pelayanan publik.

Dalam negara demokratis, pertanyaan publik bukanlah ancaman. Jawaban yang terbuka adalah cara terbaik untuk merawat kepercayaan. Sebab, kepercayaan publik tidak lahir dari sikap bungkam pemerintah, melainkan dari keterbukaan yang jujur. (Syr)

OPINI PUBLIK — SERI IV
FORMAT Pasuruan — Forum Rembuk Masyarakat Pasuruan
Ismail Makky, SE, SH, MM — Ketua

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPD PSI Pasuruan Tabuh Gong Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol

25 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Praktik Judi Sabung Ayam Malang di Desa Donowarih, Karangploso Digerebeg Polisi

25 Oktober 2026 - 11:00 WIB

SMK N 1 Donorojo Kabupaten Pacitan Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026.

24 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Semarak Panen Raya Melon Hidroponik, Desa Pucang Anom Hadirkan Wisata Petik

24 Oktober 2026 - 03:48 WIB

PIRAMIDA Polres Pasuruan, Ngopi Bersama Awak Media Perkuat Sinergi dan Komunikasi

23 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Aksi Balap Liar di Jalan Raya Purwosari Sengon Kian Meresahkan, Warga Desak Polisi Bertindak Tegas, Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa

23 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Trending di Berita Utama