METROPAGI.ID, PASURUANKOTA – , 28 Juli 2026 – Pemerintah Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, menggelar pelatihan keterampilan potong rambut pria dan wanita sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (28/07/2026) tersebut diikuti oleh perwakilan warga dari tujuh RW, dengan masing-masing RW mengirimkan satu peserta untuk mengikuti pelatihan.
Para peserta mendapatkan materi teori dan praktik mengenai teknik dasar hingga model potongan rambut pria dan wanita yang mengikuti perkembangan tren. Pelatihan dipandu oleh instruktur Mas Tyo, pemilik Barbershop Mas Tyo yang telah memiliki sejumlah cabang di Kota Pasuruan maupun di luar daerah.
Lurah Karanganyar, Rafli, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat agar memiliki keterampilan yang benar-benar bermanfaat, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Melalui pelatihan ini kami berharap setiap perwakilan warga dari tujuh RW dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal membuka peluang usaha, sekaligus menularkan keterampilan tersebut kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. Harapannya, keterampilan ini mampu meningkatkan ekonomi keluarga dan mengurangi angka pengangguran,” ujar Rafli.

Sementara itu, Mas Tyo menjelaskan bahwa peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga praktik langsung teknik potong rambut pria (barbershop) dan wanita (salon), mulai dari penggunaan peralatan, teknik pemotongan, pelayanan kepada pelanggan, hingga dasar-dasar kewirausahaan.
“Peserta yang menunjukkan kemampuan dan memenuhi kriteria nantinya berkesempatan bekerja di salah satu cabang Barbershop Mas Tyo. Selain itu, seluruh peserta juga akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti telah mengikuti pelatihan,” ungkap Mas Tyo.
Salah satu perwakilan peserta, Mas Ady, mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan keterampilan baru yang memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi peluang usaha di masa depan.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Mereka berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi modal untuk membuka usaha mandiri maupun bekerja di bidang jasa potong rambut dan salon.
Pemerintah Kelurahan Karanganyar berharap kegiatan ini mampu melahirkan pelaku usaha baru di bidang jasa potong rambut dan salon, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mengurangi angka pengangguran di wilayah Kelurahan Karanganyar. Melalui keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi di lingkungan RW masing-masing. Ujarnya
(Yn)








