Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 12 Des 2023 09:36 WIB ·

Diduga Bunuh Diri, Satu Keluarga Guru SD di Pakis Malang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah


 Diduga Bunuh Diri, Satu Keluarga Guru SD di Pakis Malang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Perbesar

METROPAGI.ID, MALANG — Warga Desa Saptonegoro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dibuat geger atas penemuan tiga orang bersimbah darah dirumahnya, diketahui rumah tersebut dihuni empat orang, Wahab (37) tahun yang berprofesi sebagai guru SD, bersama istrinya Sulikha 35) tahun dan kedua anaknya diketahui masih kelas 7 SMP . Selasa (12/12/2023)

Kejadian ini bermula diketahui oleh salah satu anak perempuan Wahab  AK (13) tahun bangun kesiangan sekira pukul 08.00 WIB. Dia langsung menemui kedua orang tuanya dan saudara kembarnya, AR (13) tahun, pada saat itu ia tidur di kamar belakang.

“Setelah bertemu ayahnya AK disuruh meminta pertolongan kepada tetangga, tak lama kemudian ayah AK, si Wahab teriak-teriak meminta pertolongan, namun setelah warga berdatangan, kamar Wahab terkunci dari dalam dan warga terpaksa mendobraknya namun saat terbuka warga sudah melihat darah berceceran dimana-mana dan ada luka sayatan di pergelangan tangan Wahab,”ungkap salah satu warga.

Baca Juga :  Penimbunan BBM Bersubsidi di Tumpang Disorot, Warga Pertanyakan Tindak Lanjut Aparat

Darah tersebut diduga berasal dari luka sayatan tangan Wahab yang saat itu tengah sekarat. Sementara itu, sang istri ditemukan meninggal dunia dengan mulut berbusa. Kondisi meninggal juga dialami anaknya AR (13) yang bibirnya terlihat membiru.

“Melihat hal tersebut, para tetangga pun langsung membawa Wahab ke RS terdekat. Namun guru SD tersebut tidak berhasil ditolong hingga dinyatakan meninggal pada pukul 08.50 WIB,”tambahnya.

Baca Juga :  Begal dan Curanmor Brutal, Jatanras Polda Jatim Bertindak Tegas Dukungan Publik Menguat

Kami tidak mengetahui pasti alasan Wahab melakukan tindakan tersebut. sebab, kami menilai Wahab sebagai sosok orang yang baik, taat beribadah dan tidak pernah membuat masalah.

“Ia diketahui sebagai orang baik dan sering pulang malam karena sibuk mengajar memberikan les pada anak ajarnya dan istrinya

Sulikha dalam sehari-harinya termasuk sosok yang aktif berjualan kue secara daring,” ungkapnya.

Dari pantauan awak media terlihat pihak Kepolisian berdatangan untuk melakukan penyelidikan penyebab pasti kematian guru bersama istri dan anaknya  namun warga banyak menduga mereka melakukan aksi bunuh diri. (Ady)

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Nyali Bea Cukai Diuji, Jangan Biarkan Pabrik Rokok Ilegal Tumbuh Subur di Bumi Pasuruan

5 Juni 2026 - 08:27 WIB

Polres Pasuruan Ungkap Tiga Kasus, Pelaku Jambret Maut hingga Penembakan Airsoft Gun di Prigen Berhasil Ditangkap

5 Juni 2026 - 06:28 WIB

Penimbunan BBM Bersubsidi di Tumpang Disorot, Warga Pertanyakan Tindak Lanjut Aparat

4 Juni 2026 - 15:22 WIB

Opini Publik: Rencana Pajak Air Tanah Pasuruan 2026 – Siapa yang Membisiki Bupati?

4 Juni 2026 - 12:42 WIB

Pembangunan JLS Malang Selatan Dikebut, Ekonomi Nelayan dan Pariwisata Tetap Bergeliat

4 Juni 2026 - 12:22 WIB

Gerah Dengan Pemberitaan, Para Mafia BBM Bersubsidi di Nongkojajar dan Tutur Diduga Intimidasi Warga

3 Juni 2026 - 06:32 WIB

Trending di Berita Utama