Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 23 Jan 2025 11:10 WIB ·

Sidoarjo Dikepung Banjir, Kecamatan Tanggulangin Terendam Parah


 Sidoarjo Dikepung Banjir, Kecamatan Tanggulangin Terendam Parah Perbesar

METROPAGI.ID, SIDOARJO- Hujan lebat yang mengguyur selama tiga hari berturut-turut telah menyebabkan banjir meluas di sepertiga wilayah Kabupaten Sidoarjo. Banjir yang terjadi mengakibatkan banyak rumah warga terendam air, semen jitara beberapa lainnya terkepung banjir. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan jika curah hujan tinggi berlanjut atau air laut mengalami pasang.

Solikan, anggota LSM Grasi, pada Kamis (23/1/2025), menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi tersebut. Ia menegaskan perlunya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, terutama dinas terkait, untuk mencari solusi jangka panjang guna mengantisipasi dampak banjir yang menjadi masalah tahunan.

“Pemerintah harus segera merumuskan langkah konkret untuk mengatasi banjir ini. Jangan sampai masyarakat terus-menerus dirugikan setiap musim penghujan,” ujar Solikan.

Ubaidillah, Kepala Biro Sidoarjo media online Cakrawala, juga mengungkapkan situasi memprihatinkan di Kecamatan Tanggulangin. Ia menjelaskan, banyak warga yang kesulitan beraktivitas, terutama mereka yang harus keluar rumah untuk sekolah, bekerja, atau ke pasar.

Baca Juga :  Pembangunan drainase Bina Marga Kabupaten Malang Dukung Kelancaran Pengguna Jalan Saat Musim Hujan

“Saya menelusuri beberapa wilayah di Kecamatan Tanggulangin, mulai dari Desa Kalitengah, Gempolsari, Kalidawir, hingga Banjarpanji. Banyak desa yang tergenang air, bahkan genangan di Desa Banjarpanji sudah masuk ke rumah-rumah warga,” ungkap Ubaidillah.

Ia juga menyarankan agar masyarakat menunda kegiatan di luar rumah jika tidak mendesak. “Lebih baik tetap di rumah daripada harus menghadapi banjir yang menyulitkan perjalanan,” tambahnya.

Selain Tanggulangin, wilayah lain seperti Desa Plumbon di Kecamatan Porong dan Desa Permisan di Kecamatan Jabon juga diperkirakan menghadapi situasi serupa. Dengan mendung tebal yang masih menyelimuti Sidoarjo, ada kemungkinan hujan lebat kembali terjadi dalam waktu dekat.

Baca Juga :  MK Resmi Cabut Pasal Penghinaan Pemerintah Dalam KUHP, Kritik Bukan Ancaman

Dampak banjir ini melumpuhkan berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pertanian, hingga pendidikan. Kerugian material dan nonmaterial yang ditimbulkan pun diperkirakan cukup besar. Secara psikologis, masyarakat juga menghadapi tekanan akibat situasi ini.

Masyarakat berharap agar pemerintah segera mengambil langkah preventif dan solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir. “Musim penghujan tahun depan semoga tidak lagi seperti ini atau bahkan lebih buruk. Kami berharap ada tindakan nyata dari pemerintah,” tutup Ubaidillah.

Banjir ini menjadi pengingat bahwa penanganan serius diperlukan untuk memitigasi dampak di masa mendatang. Semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, diharapkan dapat bekerja sama untuk mencari solusi terbaik(LIMBAD)

Artikel ini telah dibaca 94 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang Musim Penghujan Dinas PU Bina Marga Kab. Malang Lakukan Normalisasi Pengerukan Sendimen di Beberapa Saluran Air

8 September 2026 - 11:38 WIB

Karang Taruna Kota Pasuruan Masuk Masa Tanpa Kepastian, Regenerasi Pengurus Dipertanyakan

8 September 2026 - 09:21 WIB

Kabel Provider Menumpang Tiang PJU Milik Pemerintah, Plt Kadishub Hermanto Tegaskan Batas Waktu 1–2 Minggu

7 September 2026 - 11:35 WIB

Kabid Perkim Pasuruan Dinilai Menghambat Digitalisasi, Kinerja dan Keterbukaan Publik Dipertanyakan

7 September 2026 - 08:29 WIB

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Desak Kemdagri, Sound Horeg Dilarang Secara Nasional

6 September 2026 - 12:22 WIB

Carnival Desa Oro-oro Ombo Wetan 2026 Membawa Berkah Bagi Pelaku UMKM di Sekitar Lokasi

6 September 2026 - 09:28 WIB

Trending di Berita Utama