Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 27 Jun 2024 02:59 WIB ·

Kurangnya Pengawasan, Proyek PJU Kota Pasuruan, Hingga Pipa Kabel Muncul ke Permukaan, Warga Minta Gali Ulang


 Kurangnya Pengawasan, Proyek PJU Kota Pasuruan, Hingga Pipa Kabel Muncul ke Permukaan, Warga Minta Gali Ulang Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN- Proyek penerangan jalan umum (PJU) yang berada di Jl. Kom Yos Sudarso, Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggung, Kota Pasuruan, yang di kerjakan Dinas Perhubungan Kota Pasuruan, melalui rekanan PT. Karya Putra Andalan dengan Konsultan Pengawasan CV. Solit Konsultan banyak menuai kritikan di masyarakat, mereka menyayangkan kurang dalamnya penanaman pipa kabel saat proses penggalian awal pengerjaan proyek dan terkesan asal-asalan, hingga dalam hitungan bulan saja nampak keluar ke permukaan aspal.

Diketahui proyek PJU tersebut di biayai APBD Pemkot Pasuruan tahun anggaran 2023 dan menelan dana yang cukup fantastis sebanyak 1.555.000.000, namun sayang besarnya angggaran tersebut diduga tidak di manfaatkan secara baik dan maksimal oleh Dishub Kota Pasuruan melalui kontraktor pemenang lelang.

Baca Juga :  Rencana Kenaikan Pajak Air Tanah di Kabupaten Pasuruan 2026, Dunia Usaha Menjerit, Rakyat Menanggung Dampaknya

Arifin salah satu warga Panggungrejo yang diketahui juga sebagai ketua umum DPP Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Gerakan Transparansi Indonesia Bersatu (LSM AGTIB), menilai kurangnya pengawasan dalam pengerjaan proyek yang dikerjakan pada bulan Desember 2023 lalu membuat proyek yang dibiayai APBD terkesan asal-asalan dan kita bisa melihat dengan kasat mata, pipa kabel penghubung bermunculan ke permukaan jalan,”ujarnya, ke awak media metropagi.id. Rabu ( 26/06/2024)

Lebih lanjut ia mengatakan, masak baru dapat beberapa bulan pipa kabel yang di pendam sudah terlihat kepermukaan jalan, itu artinya kurangnya pengawasan baik dari Dishub Kota Pasuruan maupun pengawasan dari CV. Solit Konsultan.

Baca Juga :  Sulitnya Cari Keadilan Bagi Orang Miskin, Kasus Pemalsuan Surat Yang Ditangani Polres Pasuruan Hampir 1 Tahun Belum Ada Kepastian Hukum

“Terlihat jelas, kurang dalamnya penggaliannya lubang dalam pengerjaan untuk memendam pipa yang seharusnya 20 cm dan kami sebagai masyarakat meminta pihak pelaksana untuk memperbaiki dengan cara menggali ulang yang lebih dalam, karena proyek PJU tersebut masih dalam masa pemeliharaan,”tukasnya.

Sementara itu, akan adanya hal ini baik Kepala Dinas Perhubungan Kota “Andre” maupun Kabid PJU Yusup saat di konfirmasi awak media melalui pesan singkat keduanya enggan menjawab atau enggan memberikan klarifikasinya. Bersambung…(Red)

Artikel ini telah dibaca 135 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sistem Merit, atau Sekadar Narasi? Ketika Mutasi Berpotensi Melemahkan Dua Instansi Sekaligus

10 Juni 2026 - 02:30 WIB

LPK BARATA Patut Dipertanyakan Adanya Ditengah Konferensi Pers di RSUD dr. R Soedarsono

9 Juni 2026 - 12:28 WIB

Slogan “Semua Tertolong” Jadi Ironi, Pasien BPJS di RSUD dr. R. Soedarsono Meninggal Diduga Akibat Pelayanan Buruk

9 Juni 2026 - 05:01 WIB

RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Kembali Disorot, Transparansi Informasi Medis Berujung Fatal

8 Juni 2026 - 09:32 WIB

Pengerjaan Drainase Jalan Sumedang Dikebut, Warga Harap Kemacetan dan Banjir Segera Teratasi

7 Juni 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Pemerasan Rp58 Juta dan Kriminalisasi Mengemuka, Keluarga Tahanan Seret Nama Oknum Polsek Kedungkandang

7 Juni 2026 - 13:13 WIB

Trending di Berita Utama