METROPAGI.ID, MADIUN – Kamis, 18 Juni 2026, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Riyadlatul Uqul yang beralamat di Desa Kranggan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, menggelar Haflah Akhirussanah sekaligus acara wisuda kelulusan untuk Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat makna, dihadiri oleh pengurus yayasan, jajaran kepala madrasah, para guru, staf tata usaha, orang tua/wali siswa, serta tokoh masyarakat setempat.
Acara dimulai dengan kirab oleh para siswa yang akan diwisuda, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MI Riyadlatul Uqul. Prosesi puncak berlangsung saat wisuda, di mana sebanyak 60 siswa dipanggil satu per satu naik ke panggung untuk menerima tanda penghargaan dan syahadah kelulusan sebagai bukti telah menyelesaikan pendidikan di jenjang madrasah ibtidaiyah.

Suasana berubah menjadi sangat haru ketika memasuki sesi sungkeman. Diiringi lantunan selawat dan untaian doa yang menyentuh hati, para wisudawan dan wisudawati berjalan mendekati orang tua masing-masing. Tangis haru pun pecah saat ke-60 siswa tersebut bersimpuh di pangkuan ayah dan ibu, memohon maaf atas segala khilaf dan kesalahan, serta meminta doa restu agar dimudahkan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Kepala MI Riyadlatul Uqul, Ibu Muallifah sa’adah, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran proses belajar mengajar sepanjang tahun ajaran berjalan. Beliau juga mengapresiasi dukungan penuh dari pengurus yayasan, kerja keras seluruh pendidik, serta peran aktif orang tua siswa, sehingga madrasah dapat mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. “Kepada adik-adik lulusan, tetaplah menjaga nama baik almamater, hormatilah orang tua dan guru, serta jadilah generasi yang bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa,” pesannya.
Acara semakin sempurna dengan kehadiran KH. Husnul Muzer dari Magetan yang menyampaikan mauidhoh hasanah atau ceramah agama. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga akhlakul karimah di tengah perkembangan zaman. Ia juga mengingatkan seluruh lulusan untuk tidak melupakan fondasi ilmu agama yang telah ditanamkan selama menuntut ilmu di madrasah, agar menjadi bekal yang membawa keberkahan di masa depan.
Red-(SW)








