Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 16 Okt 2023 10:29 WIB ·

Kasus Pengelapan Uang Spare Part Motor Yang Dialami  Warga Keluarahan Perum Graha Candi, Hari Ini Sejumlah Saksi Dihadirkan di persidangan


 Kasus Pengelapan Uang Spare Part Motor Yang Dialami  Warga Keluarahan Perum Graha Candi, Hari Ini Sejumlah Saksi Dihadirkan di persidangan Perbesar

METROPAGI.ID,PASURUAN- Sidang kasus penggelapan Spare Part yang di alami Didik ( korban ) warga Perumahan Graha Candi  Kelurahan Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, dengan nilai kerugian mencapai sekitar 41.000.000 dengan terdakwa Amin warga Dusun Karangasem, Kelurahan Karangketuk, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, hari ini dua (2) orang saksi di hadirkan di persidangan untuk dimintai keterangan, pertempat di Pengadilan Negeri Kota Pasuruan Jalan Pahlawan No.24, Pekuncen, Bugulkidul, Pekuncen, Kecamatan. Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Dari keterangan Didik selaku korban di persidangan ia mengatakan ke Majelis Hakim, sebelum masalah ini di laporkan ke pihak Kepolisian, terdakwa Amin sudah saya suruh mengembalikan uang tersebut secara kekeluargaan, namun setelah saya menunggu beberapa bulan ia tidak ada itikat baik dan cenderung menghindar.

Baca Juga :  DPP YLBH Sarana Keadilan Rakyat Resmi Dibekukan, Seluruh Atribut Dinyatakan Tidak Berlaku

“Sebelum saya laporkan ke Kepolisian (Polres Kota) terdakwa sudah saya tawarin untuk mengembailikan uang tersebut secara kekeluargaan yang semula 41.000.000. di bagi dua (2) sama Eko (saksi) karena memang yang menjalankan uang saya berupa Spare Part motor mereka berdua untuk di jual kembali ke bengkel-bengkel sekitar Pasuruan, Amin sama Eko yang sekarang Eko menjadi saksi, karena Eko ada itikat baik sudah mengembalikan uang saya kurang lebih 20.000.000,”ungkapnya di persidangan. Senin (16/10/2023)

Sementara itu Eko (Saksi) dalam persidangan ke Majlis Hakim mengatakan, memang iya mengakui jika sebagian uang tersebut ia pakai untuk membayar cicilan mobil.

Baca Juga :  Rencana Kenaikan Pajak Air Tanah di Kabupaten Pasuruan 2026, Dunia Usaha Menjerit, Rakyat Menanggung Dampaknya

“Ya saya mengakui jika uang tersebut saya pakai untuk membayar cicilan mobil dan makan serta buat beli bensin untuk menawarkan barang milik Didik, namun uang tersebut sudah saya kembalikan ke pemiliknya yaitu saudara Didik,”ucapnya dalam persidangan.

Dari hasil pengakuan saksi-saksi Majlis Hakim menilai, apa yang dilakukan terdakwa ( Amin ) dan saksi (Eko) itu tidak benar, karena uang tersebut amanah dari saudara Didik dan uang tersebut sebagai  modal kerja yang harus di kembalikan, tidak boleh di pakai dengan alasan apapun, apalagi untuk mencicil mobil,”ujar Majlis Hakim. (Red)

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

LPK BARATA Patut Dipertanyakan Adanya Ditengah Konferensi Pers di RSUD dr. R Soedarsono

9 Juni 2026 - 12:28 WIB

Slogan “Semua Tertolong” Jadi Ironi, Pasien BPJS di RSUD dr. R. Soedarsono Meninggal Diduga Akibat Pelayanan Buruk

9 Juni 2026 - 05:01 WIB

RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Kembali Disorot, Transparansi Informasi Medis Berujung Fatal

8 Juni 2026 - 09:32 WIB

Dugaan Pemerasan Rp58 Juta dan Kriminalisasi Mengemuka, Keluarga Tahanan Seret Nama Oknum Polsek Kedungkandang

7 Juni 2026 - 13:13 WIB

Sulitnya Cari Keadilan Bagi Orang Miskin, Kasus Pemalsuan Surat Yang Ditangani Polres Pasuruan Hampir 1 Tahun Belum Ada Kepastian Hukum

6 Juni 2026 - 12:11 WIB

Masyarakat Menunggu Tindakan Nyata Polres Pasuruan Menindak Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di Nongkojajar dan Tutur

6 Juni 2026 - 05:54 WIB

Trending di Berita Utama