Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 8 Des 2023 14:16 WIB ·

Dugaan Adanya Malpraktek Atas Kematian Bayi Dari Ibu Nursiati, Pihak Kepolisian Segera Lakukan Gelar Perkara


 Dugaan Adanya Malpraktek Atas Kematian Bayi Dari Ibu Nursiati, Pihak Kepolisian Segera Lakukan Gelar Perkara Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN- Kasus dugaan Malpraktek yang dialami bayi perempuan (Nazira Safa) asal Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, hingga merenggut nyawanya pada setahun yang lalu, kini kasusnya ditangani pihak Kepolsian Polres Pasuruan Kota, setelah ibu kandungnya (Nursiati) melaporkan adanya dugaan malpraktek pada buah hatinya.

Setelah beberapa bulan yang lalu Satreskrim Polres Pasuruan Kota, menerbitkan (SP2HP) Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan tertanggal B/696/ X RES. 1.24/2023 dimana isinya beberapa kader Posyandu Desa Sambirejo dan tenaga medis Puskesmas Rejoso yang bernama (JSM) inisial ( SS, SST keb) inisial (Dr. MC) inisial ( H. Kh, S.pi., S. kep ) inisial ( Sdri. DA) inisial selaku Bidan Desa untuk datang dan memenuhi panggilan klarifikasi.

Kini pihak Kepolisian akan memanggil saksi ahli dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan untuk dimintai keterangan terkait kandungan Vaksin yang di berikan kepada bayi Nazira Safa.

Baca Juga :  AgenBRILink BRI Malang Martadinata Kian Berkembang, Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM

“Sebelum melakukan gelar perkara, kita akan panggil saksi ahli dulu dari Dinas Kesehatan dan untuk saksi-saksi baik dari kader Desa dan Bidan yang memberikan suntikan sudah kita lakukan, serta berkasnya sudah kita taruh di meja kasat reskrim baru, karena kasat reskrim yang lama sudah pindah tugas, mungkin di pelajari dulu berkasnya,”terang Jefri salah satu penyidik Polres Pasuruan Kota. Jumat (08/12/2023)

Sementara itu, Samsul Arifin selaku pendamping dari ibu Nursiati ia berharap agar pihak Kepolisian bisa mengusut serta mengungkap kasus kematian bayi dari ibu Nursiati akibat adanya dugaan malpraktek yang dilakukan oleh Bidan Desa.

“Kami berharap pihak Kepolisian Polres Pasuruan Kota bisa mengungkap apa sebenarnya penyebab kematian bayi Nazira Safa, biar kasus ini terang benderang,”ungkapnya ke awak media.

Baca Juga :  Kasus Kematian Widi, Korban Dugaan Penganiyaan Oknum Polisi, Brigade Gus Dur Minta Propam Polda Jatim Usut Tuntas

Diketahui sebelumnya, ibu korban melaporkan kematian bayinya pada beberapa bulan yang lalu ke Polres Pasuruan Kota, setelah ia menduga kuat buah hatinya meninggal dunia dengan tidak wajar, ia beralasan saat proses melahirkan, bayi tersebut dinyatakan sehat tidak ada kelainan dengan berat 2 kg, 8 ons dan diberi nama Nazira Safa dan yang terakhir sebelum meninggal dunia beratnya bertambah jadi 5 kg, 4 ons, menginjak umur empat bulan, bayi tersebut mendapatkan suntikan imunisasi DPT 1 serta mendapatkan tetes di mulutnya, setelah pulang bayinya tersebut langsung mengalami panas tinggi dan wajahnya berubah menjadi hitam, kemudian di malam hari, bayinya sudah tidak bernyawa. (Mr)

Artikel ini telah dibaca 151 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Kota Pasuruan Perkuat Persatuan dan Soliditas Lewat Beragam Lomba

17 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Pasuruan Kota Santri, Tapi Mengapa Dentuman Sound Horeg Tak Kunjung Reda?

17 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Beras Alokasi Juli, Agustus dan September 2026 di Kelurahan Trajeng Berjalan Aman dan Kondusif

17 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Sempat Ditutup, Arena Judi Sabung Ayam di Wilayah Hukum Polsek Pakisaji Malang Kembali Menggeliat

16 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Ketika Ulama Pasuruan Sudah Berkata Haram, Sound Horeg Justru Makin Menggelegar di Kabupaten Pasuruan

16 Agustus 2026 - 04:24 WIB

Dinilai Tarif Tak Wajar, Warga Luar Desa Jatigunting Mengaku Bayar Parkir Rp20.000 Per Sepeda Demi Tonton Sound Horeg

15 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Trending di Berita Utama