Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 22 Apr 2024 11:12 WIB ·

Dianggap Layanan Buruk, Pasien Demam Berdarah RSUD Grati Meninggal Dunia


 Dianggap Layanan Buruk, Pasien Demam Berdarah RSUD Grati Meninggal Dunia Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN- Tiga orang pasien demam berdarah menyesalkan atas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Grati Kab. Pasuruan, hal tersebut dialami oleh keluarga Lutfi warga Desa Kresek RT. 03 RW. 02 Kelurahan Grati Tunon, Kecamatan Grati, Pasuruan

“Saya kecewa atas pelayanan rumah sakit ini, cucu saya meninggal dunia akibat kurang sigapnya tenaga medis, banyak hal yang mengganjal dalam hati saya mulau dari tenaga medis yang tidak trampil sampai pada tindakan medis yang tidak mendapatkan bimbingan dokter,” ujarnya ke awak media ini.

Ditambahkan pula bahwa tindakan dalam upaya pencegahan penyakit demam berdarah baru bisa dilakukan setelah cucu saya meninggal dunia, padahal anak saya sebulan sebelumnya sudah masuk RSUD Grati karena demam berdarah.

Baca Juga :  Hati-hati Investasi dengan Janji Cuan Besar, BRI Kepanjen

“Menurut keterangan dari Dinkes Kab. Pasuruan informasi terkait demam tersebut bukan laporan dari RSUD Grati tapi adanya laporan dari masyarakat, saya mohon pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk melakukan evaluasi dan koreksi terhadap layanan kesehatan dan personil petugas medis,”tambahnya.

menurut fakta dan data dilapangan bahwa 3 pasien demam berdarah tersebut salah satunya balita an nama Ramisa yang telah meninggal dunia dan kakaknya Ramila yang saat ini masih ditangani di RSUD Grati namun beberapa sumber masyarakat mengatakan menyesalkan atas masalah tersebut karena penyakit demam berdarah masuk dalam kejadian luar biasa yang sifat menular dan menyebar namun penanganannya terasa lambat, sedangkan Petugas Dinas Kesehatan Kab. Pasuruan dilapangan menyatakan bahwa tindakan preventif sudah dilakukan, lambat karena informasinya kami dapatkan dari masyarakat bukan dari RSUD Grati.

Baca Juga :  BRI Malang Sutoyo Ungkap Hal yang Perlu Dicek Sebelum Menempatkan Dana Investasi

Berkaitan dengan masalah tersebut Direktur RSUD Grati dr. Retno saat dikonfirmasi mengatakan serasa enggan memberikan jawaban dan menyerahkan kepada Bidang Humas sdr. Debby, yang sampai berita ini di tayangkan beliau belum meberikan jawaban.(sry)

Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Desak Kemdagri, Sound Horeg Dilarang Secara Nasional

6 September 2026 - 12:22 WIB

Carnival Desa Oro-oro Ombo Wetan 2026 Membawa Berkah Bagi Pelaku UMKM di Sekitar Lokasi

6 September 2026 - 09:28 WIB

Karanganyar Berkilau di Malam Kemerdekaan! Karnaval Night HUT Ke-81 RI Dibanjiri Antusiasme Warga

6 September 2026 - 06:11 WIB

Dianggap Diskotik Berjalan dan Marak Miras, Ulama & Kiai Pasuruan Ramai-ramai Tolak Sound Horeq

5 September 2026 - 07:42 WIB

Pemdes Oro-Oro Ombo Wetan Gelar Tasyakuran, Memperingati HUT RI ke-81 Bersama Masyarakat dan Tokoh Agama

3 September 2026 - 16:08 WIB

Camat Gadingrejo Lantik 28 Ketua RT dan 5 Ketua RW di Kelurahan Gading, Tekankan

2 September 2026 - 17:06 WIB

Trending di Berita Utama