Menu

Mode Gelap

Hallo Polisi · 17 Sep 2024 17:10 WIB ·

Ditpolairud Polda Jatim Droping Air Bersih untuk Warga Mantup Lamongan


 Ditpolairud Polda Jatim Droping Air Bersih untuk Warga Mantup Lamongan Perbesar

METROPAGI.ID, LAMONGAN – Kemarau panjang mengakibatkan kekeringan dan krisis air bersih di sejumlah wilayah di Jawa Timur termasuk Kabupaten Lamongan.

Untuk mengurangi beban Masyarakat terkait kebutuhan air bersih, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim mengirimkan bantuan air bersih sebanyak 2 mobil tangki berkapasitan masing – masing 5000 liter.

Kasubdit Patroliairud pada Ditpolairud Polda Jatim, AKBP Budi Sulistyo mengatakan, sebanyak 10 Ribu liter air bersih dikirim ke Dusun Gridi Desa Kedukbembem Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan.

“Bantuan air bersih kali ini untuk warga yang ada di Dusun Gridi Desa Kedukbembem wilayah Kecamatan Mantub,”kata AKBP Budi Sulistyo ,Selasa (17/9).

Baca Juga :  Kurangnya Keterbukaan Publik, Warga Pertanyakan Perpanjangan Pj Kepala Desa Peniwen kurang trasparan

Ia mengatakan bantuan air bersih ini adalah salah satu wujud kepedulian Polri dalam hal ini Ditpolairud Polda Jatim kepada warga Masyarakat yang mengalami krisis air bersih.

AKBP Budi Sulistyo berharap, dengan adanya bantuan air bersih ini dapat membantu meringankan beban warga Masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

“Semoga bantuan air bersih ini dapat mengurangi beban saudara – saudara kita di Lamongan ini,” ujar AKBP Budi.

Baca Juga :  Diduga Proyek Tanah Uruk Sekolah Rakyat di Desa Lajuk, Kec. Gondang Wetan Banyak Menggunakan Truk-truk Pengangkut Tidak Taat Pajak

Sementara itu warga desa yang menerima bantuan merasa bersyukur dengan datangya beberapa personel Ditpolairud Polda Jatim dengan membawa Dua mobil tangka berisi air bersih itu.

Bergegas, warga pun menata jurigen untuk menampung air dari mobil tangki yang parkir di depan rumah warga.

“Alhamdulillah, pak Polisi sering bantu kirim air, jadi minimal dua hari kami tidak harus cari air jauh – jauh,”kata salah satu emak – emak yang malu disebut namanya. (BKR)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengamat Hukum : APH Harus Turun Bongkar Kasus Dugaan Pungli Menyeret Oknum Kabid RSUD

19 Januari 2026 - 03:58 WIB

LARUNG TUMPENG PENUH MAKNA, LABUHAN SARANGAN 2026 TEGUHKAN MAGETAN SEBAGAI PUSAT WISATA BUDAYA NASIONAL

17 Januari 2026 - 06:27 WIB

Diiming-imingi Keuntungan Besar, Uang Modal 41Juta Raib, Korban Laporkan Terduga Pelaku ke Polisi

15 Januari 2026 - 11:02 WIB

Dicerai Suami Tanpa Sepengetahuan Istri, Pelaporan Dugaan Memberikan Keterangan Palsu Dibawah Sumpah Mulai Lidik Polres Pasuruan 

15 Januari 2026 - 03:54 WIB

Dituduh Sporter Bonek, Seorang Pemuda Jadi Korban Bullying Diduga Terjadi di Alun-Alun Kota Batu

13 Januari 2026 - 10:00 WIB

Penuh Misteri, Camat Kromengan Larang Dokumentasi Hasil Musdes, Diduga Ada Yang Disembunyikan

13 Januari 2026 - 09:57 WIB

Trending di Berita Utama