Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 11 Nov 2024 10:12 WIB ·

Pemdes Gununggangsir Dinilai Tidak Peka Terhadap Keluhan Warga Terkait Bau Busuk Dari Tempat Pengelohan Limbah Industri


 Pemdes Gununggangsir Dinilai Tidak Peka Terhadap Keluhan Warga Terkait Bau Busuk Dari Tempat Pengelohan Limbah Industri Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Hari ini warga Dusun Wagir, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, ramai-ramai datangi Balai Desa, tampak hadir Kapolsek Beji, Danramil Beji dan beberapa anggotanya, tujuan warga mendatangi balai Desa, mereka meminta pihak Pemdes menutup tempat pengelolahan limbah industri berupa sak bekas tulang belulang, sak bekas udang, sak bekas batu bara yang berbau busuk dan dekat dengan pemukiman penduduk.

Sudah dua tahun lebih, kami disuguhi bau busuk yang berasal dari tempat pengelohan limbah milik Nanang, bahkan dua tahun yang lalu kami sudah pernah membuat perjanjian bersama antara pemilik dan warga setempat dan disaksikan pihak Pemdes, Babinkamtibmas, Babinsa, namun perjanjian tersebut tidak berlaku, buktinya sampai hari ini kami mau menghirup udara bersih, segar saja tidak bisa yang ada bau busuk, makanya kami ramai-ramai ke balai Desa lagi untuk menuntut tempat tersebut ditutup secara permanen.

Baca Juga :  Eksklusivitas Lantai 3: Ketika Tim Ad Hoc Lebih "Steril" dari OPD Resmi

“Kami sudah muak mencium bau busuk setiap hari di lingkungan kami, kemana lagi kita harus mengadu sedangkan pertemuan hari ini di balai Desa di saksikan pihak Koramil, Polsek tidak ada solusi atau jalan keluar bagi warga, apakah mereka menunggu ada warga yang meninggal dulu, baru pihak Desa mendengarkan keluhan kami, sebenarnya kami capek dan percuma lapor ke Pemdes, sudah dua tahun ini mereka hanya diam tanpa bisa berbuat apa-apa sedangkan sudah ada korban anak kami yang terserang penyakit pernafasan,”keluh  ibu-ibu yang ikut datang ke balai Desa. Senin ( 11/11/2024)

Sementara itu, Kepala Desa Gununggangsir “Yasin” bersama sekdes “Nanang” ditemui di ruangnya kerjanya ia mengatakan, kami Pemdes Gununggangsir sudah pernah mendatangi tempat pengelolahan limbah tersebut bersama Pak Camat pada beberapa waktu yang lalu, memang pemilik pengelohan limbah tersebut tergolong ndablek buktinya ia sekarang kita undang untuk mediasi bersama warga ia tidak datang, kalau soal desakan warga untuk menutup tempat tersebut itu bukan ranah kami, kami hanya bisa menegur pemilik supaya usahanya tidak menimbulkan bau busuk.

Baca Juga :  Pembangunan JLS Malang Selatan Dikebut, Ekonomi Nelayan dan Pariwisata Tetap Bergeliat

“Kalau kami yang menutup, nanti kami yang disalahkan, dikira mengahalang-halangi usaha seseorang dan kita haru ini disarankan oleh pihak Polsek agar berkirim surat resmi ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, terkait hal ini,” ujarnya ke awak media. (Ady)

Artikel ini telah dibaca 187 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sistem Merit, atau Sekadar Narasi? Ketika Mutasi Berpotensi Melemahkan Dua Instansi Sekaligus

10 Juni 2026 - 02:30 WIB

LPK BARATA Patut Dipertanyakan Adanya Ditengah Konferensi Pers di RSUD dr. R Soedarsono

9 Juni 2026 - 12:28 WIB

Slogan “Semua Tertolong” Jadi Ironi, Pasien BPJS di RSUD dr. R. Soedarsono Meninggal Diduga Akibat Pelayanan Buruk

9 Juni 2026 - 05:01 WIB

RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Kembali Disorot, Transparansi Informasi Medis Berujung Fatal

8 Juni 2026 - 09:32 WIB

Pengerjaan Drainase Jalan Sumedang Dikebut, Warga Harap Kemacetan dan Banjir Segera Teratasi

7 Juni 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Pemerasan Rp58 Juta dan Kriminalisasi Mengemuka, Keluarga Tahanan Seret Nama Oknum Polsek Kedungkandang

7 Juni 2026 - 13:13 WIB

Trending di Berita Utama