Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 20 Mei 2026 06:37 WIB ·

Premanisme Jalanan Kembali Terjadi, Pria di Malang Dikeroyok Diduga Debt Collector


 Premanisme Jalanan Kembali Terjadi, Pria di Malang Dikeroyok Diduga Debt Collector Perbesar

METROPAGI.ID, MALANG – Rabu 20 Mei 2026. Aksi premanisme jalanan kembali mencoreng wajah Kota Malang. Seorang warga bernama Yudo Hadiyanto (46) menjadi korban pengeroyokan brutal yang diduga dilakukan oleh sekelompok debt collector.

Meski identitas para pelaku disebut telah dikantongi, hingga kini pihak Polresta Malang Kota belum melakukan penangkapan. Kondisi ini memicu sorotan dan desakan publik agar aparat segera bertindak tegas.

Peristiwa terjadi di kawasan padat lalu lintas, tepatnya di Jalan MT Haryono, Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, pada Rabu malam (13/05/2026).

Saat itu, korban tengah mengendarai mobil sebelum dihentikan secara paksa oleh sekitar 15 orang di lampu merah. Tanpa banyak percakapan, kelompok tersebut langsung melakukan pengeroyokan.

Baca Juga :  Mediasi Gagal, Korban Penipuan 350 Juta Desak Polres Pasuruan Segera Tetapkan Tersangka

Korban dipukuli menggunakan helm yang berulang kali menghantam bagian wajah dan kepala hingga terkapar di lokasi.

“Korban sempat tidak sadarkan diri sebelum akhirnya ditolong warga sekitar,” ujar sumber di lapangan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius. Wajahnya mengalami sobekan dan kepala mengeluarkan banyak darah akibat benturan benda keras.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polresta Malang Kota dengan nomor laporan:

LP/B/133/V/2026/SPKT/POLRESTA MALANG KOTA

Namun, proses penanganan yang dinilai lambat menuai kritik dari kuasa hukum korban, Cahyo, SH, MH dan Edik Winarko, SH.

Baca Juga :  AKBP Irawan Setyono Resmi Pimpin Polres Pasuruan

“Kami menyayangkan lambannya proses penangkapan. Identitas pelaku sudah jelas. Ini aksi kekerasan terbuka yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Upaya konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rakhmad Aji Prabowo, hingga Selasa (19/05/2026) belum mendapatkan tanggapan.

Belum adanya pernyataan resmi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait keseriusan penanganan kasus ini.

Publik Menunggu Ketegasan
Masyarakat berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah konkret, termasuk penangkapan pelaku, guna memberikan kepastian hukum dan rasa aman.

Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi di ruang publik dan melibatkan kekerasan secara terbuka. Aparat diharapkan dapat bertindak cepat agar kejadian serupa tidak terulang.
(fr)

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Aktivitas Masyarakat Pada Malam Hari, PU Bina Marga Malang Pasang 826 PJU di 33 Kecamatan

19 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Semarak Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim, Kec. Panggungrejo Gelar Pasar Murah, Beras Medium Rp55 Ribu dan Minyak Goreng Rp30 Ribu

19 Oktober 2026 - 07:04 WIB

FRONTAL Laporkan Dugaan PETI di Lemahbang, Nomor Izin Tambang Dipersoalkan

14 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Mediasi Gagal, Korban Penipuan 350 Juta Desak Polres Pasuruan Segera Tetapkan Tersangka

12 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Warga Jabon Sidoarjo Digegerkan Penemuan Mayat Pemuda, Beserta Sepeda Motor CBR

10 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Sidang Ketiga Sengketa Tanah Rejoso Lor Memanas, Mediasi Gagal Total, Perkara Lanjut ke Pokok Perkara

8 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Trending di Berita Utama