Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 25 Mei 2026 03:39 WIB ·

USUT TUNTAS DANA BANPOL Rp3,2 MILIAR JANGAN BIARKAN UANG RAKYAT DIJARAH


 USUT TUNTAS DANA BANPOL Rp3,2 MILIAR JANGAN BIARKAN UANG RAKYAT DIJARAH Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Dugaan penyalahgunaan dana bantuan politik (banpol) PDIP Kabupaten Pasuruan senilai Rp3,2 miliar tahun 2022–2024 kini tengah diselidiki oleh Kejaksaan Negeri Bangil dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Sebanyak 23 pengurus PAC melaporkan tidak adanya kegiatan pendidikan politik yang mereka rasakan selama tiga tahun terakhir. Muncul pula dugaan pencatutan nama, pemalsuan tanda tangan, hingga ketidaktahuan bendahara DPC terhadap aliran dana tersebut.

Ini bukan lagi sekadar urusan internal partai. Begitu dana banpol dicairkan dari APBD, maka statusnya adalah uang rakyat. Dan ketika uang rakyat mulai dipertanyakan penggunaannya, maka seluruh proses harus dibuka secara terang-benderang kepada publik.

FORMAT Pasuruan memandang kasus ini sebagai ujian besar terhadap integritas politik di Kabupaten Pasuruan. Rakyat selama ini diminta percaya pada partai politik, diminta datang ke TPS, dan diminta mendukung demokrasi.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi di Rembang, Ratusan Tabung Disita

Tetapi bagaimana rakyat bisa percaya, jika dana pendidikan politik untuk rakyat diduga dikorupsi?
Yang membuat publik marah bukan hanya nilai Rp3,2 miliar itu. Yang membuat publik marah adalah dugaan bahwa laporan terlihat rapi di atas kertas, sementara kegiatan di lapangan disebut tidak pernah ada.


Jika dugaan itu benar, maka ini bukan sekadar kelalaian administrasi. Ini penghinaan terhadap rakyat.

Jangan ada yang dilindungi.
Jangan ada yang disembunyikan.
Jangan ada yang diperlakukan istimewa.
Uang rakyat bukan bancakan kekuasaan, dan hukum tidak boleh tunduk pada politik.
▌ SIKAP RESMI FORMAT PASURUAN ▐
FORMAT Pasuruan menuntut pengungkapan kasus ini secara terang-benderang:
Buka Aliran Dana: Semua aliran dana harus dibuka transparan.

Baca Juga :  Wardana dan Rudi Hartono Tersingkir Dari Kursi Ketua Komisi, di DPRD Kab. Pasuruan, Kini Jadi Anggota Biasa

Uji Dokumen: Semua dokumen pertanggungjawaban harus diuji keabsahannya.
Periksa Semua Pihak: Semua pihak yang mengetahui proses pencairan dan pertanggungjawaban harus dimintai keterangan.

Jika terbukti ada penyalahgunaan dana publik, manipulasi pertanggungjawaban, atau pemalsuan dokumen — PELAKU HARUS DIHUKUM agar praktik serupa tidak pernah terulang kembali.

FORMAT PASURUAN AKAN MENGAWAL SAMPAI TUNTAS!

Catatan Akhir & Renungan Publik:
Jika dana banpol saja diduga tak bisa dipertanggungjawabkan dengan jujur — lalu bagaimana dengan dana-dana publik lain yang pernah dikelola, sudah diaudit dengan benar belum? Bakat seseorang, kata orang bijak, terlihat dari kebiasaan kecilnya. Kalau sudah bakatnya korupsi, maka bahasa “mengabdi untuk masyarakat” hanyalah kedok belaka. (Syr)

FORMAT PASURUAN
Forum Rembuk Masyarakat Pasuruan
Ketua: Ismail Makky, SE, MM
(Berdasarkan laporan resmi ke Kejari)

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPD PSI Pasuruan Tabuh Gong Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol

25 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Praktik Judi Sabung Ayam Malang di Desa Donowarih, Karangploso Digerebeg Polisi

25 Oktober 2026 - 11:00 WIB

SMK N 1 Donorojo Kabupaten Pacitan Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026.

24 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Semarak Panen Raya Melon Hidroponik, Desa Pucang Anom Hadirkan Wisata Petik

24 Oktober 2026 - 03:48 WIB

PIRAMIDA Polres Pasuruan, Ngopi Bersama Awak Media Perkuat Sinergi dan Komunikasi

23 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Aksi Balap Liar di Jalan Raya Purwosari Sengon Kian Meresahkan, Warga Desak Polisi Bertindak Tegas, Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa

23 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Trending di Berita Utama