Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 19 Jun 2026 05:04 WIB ·

DPRD Kabupaten Pasuruan Gelar Rapat Dengar Pendapat Pertanggungjawaban Raperda APBD Tahun 2025 Oleh Bupati 


 DPRD Kabupaten Pasuruan Gelar Rapat Dengar Pendapat Pertanggungjawaban Raperda APBD Tahun 2025 Oleh Bupati  Perbesar

PASURUAN, METROPAGI.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025. Rapat yang berlangsung pada Rabu. (17/06/2026).

Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, didampingi para Wakil Ketua yakni Rias Yudikari Drastika, Muhammad Zaini, dan Adinda Denisa, serta dihadiri oleh anggota DPRD lainnya.

Dalam agenda tersebut, Bupati Pasuruan, H. Rusdi Sutejo, menyampaikan laporan realisasi pendapatan dan belanja daerah tahun 2025. Realisasi Pendapatan Daerah
Bupati Rusdi Sutejo memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan mencatatkan realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 4,075 triliun.

Angka ini merepresentasikan 99,48 persen dari target pendapatan setelah perubahan APBD yang ditetapkan sebesar Rp 4,096 triliun.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Kota Pasuruan Perkuat Persatuan dan Soliditas Lewat Beragam Lomba

“Meskipun capaian hampir menyentuh target, terdapat kekurangan pendapatan sebesar Rp 21,4 miliar. Hal ini terutama dipengaruhi oleh belum tercapainya target pendapatan transfer, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi,” jelas Bupati.

Realisasi Belanja dan Efisiensi Anggaran
Terkait belanja daerah, realisasi tercatat sebesar Rp 4,022 triliun dari total pagu anggaran setelah perubahan APBD sebesar Rp 4,345 triliun, dengan tingkat penyerapan mencapai 92,57 persen.

“Dari angka tersebut, terdapat sisa anggaran atau efisiensi belanja sebesar Rp 323,07 miliar. Nilai ini berasal dari sejumlah kegiatan yang tidak terserap penuh serta adanya efisiensi dalam pelaksanaan program selama tahun anggaran berjalan,” papar Mas Rusdi di podium.

Baca Juga :  Siapa "Orang di Balik Layar" di Balik Mutasi ASN Pasuruan? Jangan Korbankan Bupati

Bupati menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban APBD ini merupakan instrumen krusial untuk mengukur efektivitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus menjadi bahan evaluasi strategis dalam penyusunan kebijakan pembangunan ke depan.

Selanjutnya, Raperda pertanggungjawaban APBD ini akan dibahas lebih mendalam bersama DPRD sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Diruangan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menekankan pentingnya pembahasan ini sebagai dasar penilaian kinerja pengelolaan keuangan daerah sepanjang tahun 2025.

“Pembahasan ini sangat krusial untuk memastikan bahwa setiap sen anggaran daerah yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel demi kepentingan masyarakat,” pungkas Samsul. (Red)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Camat Gadingrejo Lantik 28 Ketua RT dan 5 Ketua RW di Kelurahan Gading, Tekankan

2 September 2026 - 17:06 WIB

SENGIT! PUTRA-JAZZ CUMA TERPAUT 0,004 DETIK DARI PUNCAK KELAS R1, GARDAN PATAH DI SS4

2 September 2026 - 07:52 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemerintah Desa Cermo Gelar Lomba Cerdas Cermat, Keagamaan, dan Seni Tari Tradisional

1 September 2026 - 19:46 WIB

Karnaval Sound Horeg di Desa Pekoren Rembang Berdarah, Trinusa Kecam dan Pertanyakan Peran Keamanan

1 September 2026 - 12:45 WIB

Karnaval Sound Horeg di Pekoren Rembang Berujung Ricuh, Enam Kardus Minuman Beralkohol Tanpa Merek Ditemukan Dilokas

1 September 2026 - 10:27 WIB

KASIHAN NASIB ASN PASURUAN, JANGAN SAMPAI PRESTASI KALAH OLEH KEDEKATAN

1 September 2026 - 03:52 WIB

Trending di Berita Utama