METROPAGI.ID, PASURUAN – Suasana mencekam terjadi di kawasan Jalan Maluku, Kelurahan Trajeng, Kota Pasuruan, Rabu (11/8/2026). Rumah milik Khoirul Anam, warga yang sehari-hari berjualan gorengan, dilalap api hingga kobaran api mengancam bangunan di sekitarnya.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan pihak berwenang.
BABINSA BERTINDAK SEBELUM DAMKAR TIBA
Saat api mulai membesar, Babinsa Moch Waki disebut bergerak lebih awal ke lokasi sebelum armada pemadam kebakaran tiba. Bersama warga, Babinsa membantu melakukan upaya penanganan awal sekaligus mengantisipasi agar api tidak semakin meluas.

Situasi semakin menegangkan karena kobaran api berpotensi merambat ke rumah-rumah di sekitar lokasi. Warga pun berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi dari bangunan yang terdampak.
Tak lama kemudian, dua armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Petugas berjibaku menjinakkan api dan melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
DUA RUMAH TETANGGA IKUT TERDAMPA.
Kebakaran tidak hanya berdampak pada rumah Khoirul Anam.
Dua rumah tetangga juga ikut terdampak akibat kobaran api yang merambat ke bangunan di sekitar lokasi.
Kondisi tersebut membuat warga semakin panik dan khawatir kebakaran meluas ke permukiman lainnya.
KORSETLETING JADI SOROTAN
Dugaan korsleting listrik menjadi salah satu sorotan dalam peristiwa ini. Namun, masyarakat diimbau tidak langsung menyimpulkan penyebab kebakaran sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi instalasi listrik rumah secara berkala, terlebih di kawasan permukiman padat.
Warga berharap penanganan tidak berhenti setelah api padam. Penyebab kebakaran harus diungkap secara terang agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Hingga berita ini ditulis, nilai kerugian akibat kebakaran masih belum diketahui secara pasti.
(Yn)








